
Andi dan Maya baru menikah tahun ini dan mulai memikirkan proteksi untuk keluarga kecil mereka. Saat bertemu agen asuransi, mereka disodori dua pilihan yang terdengar mirip tapi ternyata sangat berbeda: term life dan unit link.
Perbedaan Mendasarnya
Term life atau asuransi jiwa murni adalah proteksi tanpa unsur investasi. Preminya relatif jauh lebih murah karena seluruhnya dialokasikan untuk manfaat perlindungan jiwa dalam jangka waktu tertentu, misalnya 10 atau 20 tahun.
Unit link menggabungkan proteksi dengan investasi. Sebagian premi dialokasikan untuk perlindungan, sebagian lagi diinvestasikan ke instrumen tertentu. Karena ada komponen investasi, preminya lebih besar dan nilainya bisa naik-turun mengikuti kondisi pasar.
Bagaimana Andi dan Maya Akhirnya Memutuskan
Karena masih di awal pernikahan dan ingin proteksi dengan premi yang ringan tapi nilai pertanggungan besar, mereka memilih term life sebagai proteksi utama, sambil menyisihkan dana investasi secara terpisah sesuai tujuan keuangan masing-masing.
Tidak ada yang mutlak lebih baik — pilihannya tergantung tujuan. Jika prioritasnya proteksi maksimal dengan biaya minimal, term life biasanya lebih cocok. Jika ingin proteksi sekaligus berinvestasi dalam satu produk dan siap dengan fluktuasinya, unit link bisa dipertimbangkan.
Chat dengan Lina Hartati di WhatsApp