Menyiapkan Dana Pensiun Sejak Muda: Kenapa Waktu Adalah Aset Paling Berharga

Banyak orang menunda persiapan dana pensiun karena merasa usia pensiun masih jauh. Padahal semakin dini dimulai, semakin ringan bebannya.

Menyiapkan Dana Pensiun Sejak Muda: Kenapa Waktu Adalah Aset Paling Berharga

Di usia 27 tahun, Pak Rizki merasa masa pensiun masih sangat jauh untuk dipikirkan. Namun setelah menghitung sederhana berapa besar dana yang dibutuhkan untuk mempertahankan gaya hidup layak di masa pensiun nanti, ia sadar semakin lama menunda, semakin berat jumlah yang harus disisihkan setiap bulan.

Kenapa Waktu Menjadi Faktor Paling Menentukan

Semakin panjang jangka waktu menabung atau berinvestasi untuk dana pensiun, semakin besar pula manfaat pertumbuhan dana dari waktu ke waktu. Sebaliknya, memulai di usia mendekati pensiun berarti harus menyisihkan nominal yang jauh lebih besar dalam waktu yang jauh lebih singkat untuk mencapai target yang sama.

Selain menabung atau berinvestasi secara mandiri, sebagian orang memilih melengkapi persiapan pensiunnya dengan produk asuransi dwiguna atau anuitas, yang memberikan kepastian dana di masa depan sekaligus proteksi jiwa selama masa menabung berlangsung.

Langkah Sederhana untuk Memulai

Mulailah dengan menghitung perkiraan kebutuhan bulanan di masa pensiun, lalu bandingkan dengan sumber dana yang sudah dimiliki saat ini seperti BPJS Ketenagakerjaan, dana pensiun kantor, atau tabungan pribadi. Selisihnya itulah yang perlu mulai disiapkan secara bertahap.

Pak Rizki akhirnya mulai menyisihkan sebagian penghasilannya bulan ini juga, alih-alih menunggu “nanti kalau sudah mapan”.

Chat dengan Lina Hartati di WhatsApp

Bijak Proteksi
Punya pertanyaan setelah membaca artikel ini?
Konsultasikan kebutuhan proteksi dan keuangan Anda — gratis, tanpa kewajiban.

💬 Chat WA Lina Hartati

✉️ Email Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat dengan kami